FABEL KUCING DAN ANJING

Suatu hari yang cerah kucing dan anjing sedang asyik main kejar-kejaran di hutan tiba-tiba perut anjing dan kucing merasa sakit.

Kucing : “Jing berhenti dulu yah.”
Anjing : “Memangnya kenapa?”
Kucing : “Perutku sakit. Ingin buang air besar.”
Anjing : “Sama aku juga. Kalau gitu kita sama-sama ya.”

Kemudian kedua binatang itu pun mulai (berak).

Kucing : “Jing, kamu berak atau ngapa.”
Anjing : “Ya jelas berak dong.”
Kucing : “Tapi kok gitu caranya gak sopan.”
Anjing : “Dari pada kamu jongkok.”
Kucing : “Itu kan sudah tradisiku.”
Anjing : (tertawa) “Itu kan tradisi manusia.”
Kucing : “Enak saja.”

Setelah mereka buang air besar kucing pun segera menutupnya dengan tanah.

Anjing : “Hai cing kamu gila ya, kotoran kok dikubur.”
Kucing : “Dari pada kamu udah berak dibiarkan jorok tahu.”
Anjing : “Jadi kamu ngolok gua ya. Sialan.”
Kucing : “Lu yang sialan.”

Anjing pun marah karena merasa dihina si kucing seketika itu juga anjing mengjar kucing dan hendak membunuhnya.

Anjing : “Sialan lu cing, awas ya.” (sambil mengejar si kucing)
Kucing : “Tolong….! Anjing gila.”
Anjing : “Berhenti.”

Tak berapa lama kemudian kucing mendapati sebuah pohon dan langsung memanjatnya.

Anjing : “Hei, turun.”
Kucing : “Enak saja kalau berani naik kamu.”
Anjing : “Dasar bodoh mana bisa aku naik pohon.”
kucing : “Belajar dong.”
Anjing : “Eh ngina lagi kamu ya. Awas bila ketemu lagi aku hajar kamu.”

Anjing pun kemudian pulang dengan muka merah padam.

NAMA : NICO KELAS : 3F

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: