FABEL KEONG JUARA LARI

Pada suatu hari kancil berjalan-jalan diladang, dan ia bertemu dengan keong.

Kancil : “Hai, Keong, Kamu selalu bermalas-malasan saja.”
“Tubuhmu kecil, jalanmu lambat, dan kesukaanmu ditempatmu kotor.” (ejek kancil)
Keong : “Jangan suka mengejek !” (Tukas Keong)
Kancil : “hem, aku tidak bermaksud mengejek.”
“Lihat diriku, gagah, perkasa, dan selalu bersih.”
Keong : “Perkasa? Larimu kalah cepat dengan lariku.”
Kancil : “Kamu menantangku berlari, ya ?“
Keong : “Kalau kamu tidak percaya, boleh.“

Keong pun segera mengumpulkan teman-temannya untuk diajak berunding, dan Mereka merundingkan cara mengalahkan kancil yang sombong.

Kancil : “Kamu sudah siap, Keong.” (Tanya Kancil sambil berancang-ancang lari)
Keong : “Ya,aku sudah siap, mari kita mulai.”
Kancil : “Satu, dua, tiga.”
Kancil pun berlari secepatnya, dan kemudian ia berhenti untuk memastikan, apakah Keong tertinggal jauh.

Kancil : “Keong” (Panggil Kancil)
Keong : “Ya, aku ada didepanmu.”(Jawab Keong yang ada dibarisan depan)

Kancil pun terkecut karena Keong sudah tiba didepannya, kemudian Kancil mempercepat larinya.

Kancil : “Keong” (Panggil Kancil lagi)
Keong : “Ya, aku ada didepanmu.”

Dan Kancil semakin cepat larinya. Setelah sampai di finish.

Kancil : “Pasti Keong telah tertinggal jauh.”
Keong : “Lambat benar larimu, Cil, kalau begitu aku tidak betul-betul melawanmu tadi ! cil aku pulang dulu ya.”

NAMA : DEDI SETIAWAN
KELAS : 3B
BAHASA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: