fabel KERA YANG SERAKAH

Pada suatu hari seekor kera sedang berjalan di tepi parit, kemudian kera tidak sengaja menjumpai sang katak.
Katak : “Apa yang kau lakukan disini ?”
Kera : “Tidak apa-apa aku hanya mencari makanan.”
Katak : “Oh, kau lapar. Bagaimana kalau kita menanam pisang ?”
Kera : “Aku setuju.”
Katak : “Biasanya batang pisang sering hanyut di parit ini.”
Kera : “Oh, ya itu dia. Mari kita ambil.”
Katak : “Mari. Bagaimana kalau batang pisangnya kita bagi dua.”
Kera : “Baik, aku ambil yang belahan atas kau yang belahan bawah.”
Katak : “Baik, aku akan tanam disini.”
Kera : “aku tanam disebelah sana.”
Setelah beberapa minggu kera dan katak bersama-sama melihat pohon pisang yang ditanam oleh mereka.
Kera : “Ah, pohon pisangku tidak tumbuh.”
Katak : “Jangan bersedih ra. Pisang ku tmbuh, nanti kalau sudah berbuah, kita makan bersama-sama.”
Kera : “Baiklah tak.”
Setelah beberapa hari pisang pun berbuah. Dan mereka berdua pergi bersama-sama untuk mengambilnya .

Katak : “Ra, tolong ambilkan buah pisangku.”
Kera : “Baiklah tak.”
Kera pun memanjat pohon pisang tersebut.

Katak : “Cepat ra bawa turun ke bawah kita makan sama-sama.”
Kera : “Tidak, aku akan memakannya sendiri.”
Si kera menghabiskan seluruh pisangnya. Sang katak marah besar merobohkan pohon pisang tersebut.
Katak : “Ini terima balasanku, akan kurobohkan pohon pisang ini.”
Kera : “Jangan tak, jangan tak, jangan…!!!!!!”
Pohon pisang tersebut roboh dan kera terjatuh, berguling dan perutnya tertancap batang kayu, perutnya robek. Darah dan pisang berkeluaran dari parutnya. Si kera pun mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: