FABEL SIAPA YANG BODOH

Seluruh binatang di hutan menganggap kancil sebagai binatang paling pintar dan banyak akal. Oleh karena itu, Baginda singa pun sering bertanya kepada kancil bila ada masalah yang sulit ia pecahkan.
Sudah beberapa hari ini kancil melihat baginda singa akrab dengan keledai. Ia tidak senang dan merasa tersaingi. Ketika baginda singa sedang sendiri, kancil mendekat.

Kancil : “Tuanku, akhir-akhir ini tuanku sering terlihat bersama keledai. Hamba takut kalau tuanku tertular kebodohannya.”
Singa : “Terima kasih, cil. Kalau begitu, aku akan berusaha menjauhinya.”

Kancil merasa senang karena hasutannya berhasil. Singa percaya bahwa keledai bodoh. Setelah kancil pergi, baginda singa berpikir.

Singa : “Apa benar yang dikatakan kancil ? Ah aku tidak mau langsung percaya begitu saja ! Aku harus menguji kepintaran kancil dan keledai. Aku harus mengajukan pertanyaan yang sangat sulit untuk mereka berdua.”

Baginda singa lalu mencari pertanyaan yang akan diajukan kepada mereka. Setelah ia menemukan pertanyaan yang sulit, baginda singa mengundang kancil dan keledai.

Singa : “Kancil, keledai, sengaja kalian aku undang malam ini. Kita rasakan udara begitu sejuk. Langit bersih. Bintang bertaburan dan berkelap-kelip. Coba kalian lihat ke atas ! Berapa, ya, jumlah bintang-bintang itu ?”

Kancil dan keledai terus mengamati langit. Kancil beberapa kali menghitung jumlah bintang, tetapi tidak pernah cocok jumlahnya. Setiap dia mengulang jumlahnya berbeda terus.

Singa : “Kancil, bagaimana kamu ?”
Kancil : “Hamba menyerah baginda.”
Singa : “Keledai, bagaimana kamu ?”
Keledai : “Jumlah bintang dilangit sama dengan jumlah bulu yang tuan miliki.”
Singa : “Kamu jangan asal menjawab saja, keledai !”
( ujar singa agak marah )
Keledai : “Kalau tuan tidak percaya, silakan saja tuan hitung sendiri !”

Singa terdiam. Ia berpikir dalam hatinya dan benar kata keledai. Aku juga tidak tahu, berapa jumlah buluku dan bintang dilangit.

Singa : “Kamu ternyata pintar, keledai.”

Keledai tersenyum bangga. Kancil pun pergi karena malu. Ternyata, ada juga yang lebih pintar dari dirinya.
MARYADI 3E

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: