FABEL TUPAI

Di pagi yang cerah, angin laut berhembus memainkan dahan-dahan kelapa yang tumbuh disepanjang pantai. Diantara pohon-pohon kelapa tampaklah seekor tupai yang tengah asyik dengan buah kelapa kegemarannya. Sambil menikmati buah kelapa tampak tupai tersebut berbincang dengan pohon kelapa.

Pohon kelapa : “Hai tupai, pagi benar hari ini kau sudah mengambil buahku ?”
Tupai : “Sudahlah hai kelapa, jangan banyak tanya .Terserah diriku kapan saja mau makan, engkau berbuah saja terus biar kami para tupai tidak kekurangan makanan.”

Keesokan harinya tupai tidak dapat memanjat pohon kelapa seperti biasanya karena angin bertiup kencang. Disaat angin bertiup kencang beberapa buah kelapa berjatuhan dan hanyut terbawa arus laut. Akhirnya buah-buah kelapa tersebut terdampar kepulau lain. Setelah beberapa bulan buah kelapa tersebut tumbuh menghiasi pulau tersebut.

Pohon kelapa I : “Indah nian pulau ini, tidak kalah dengan pulau kita sebelumnya.”
Pohon kelapa II : “Ya, disini juga tidak ada tupai-tupai yang suka merusak buah kita.”
Pohon kelapa I : “Hai teman-teman, bagaimana jika salah satu dari kita pergi kepulau kita dahulu untuk mengajak teman-teman kita tumbuh disini, karena dipulau ini tidak ada tupai !”
Pohon kelapa II : “Betul juga usul kamu, baiklah biar aku saja yang menggugurkan buahku ini karena aku tumbuh dekat laut, biar aku mengikuti arus laut kepulau kita dahulu.”
Akhirnya sampailah buah kelapa dikirim dari pulau baru kepulau asal mereka disampaikanlah pesan yang dibawa kepada pohon kelapa yang tumbuh dipulau itu.

Buah kelapa : “Hai teman-teman, ketahuilah setelah kami dulu hanyut dibawa arus laut, kami menemukan pulau baru yang indah, dan kami tumbuh subur disana tanpa diganggu oleh tupai-tupai.”
Pohon kelapa : “Benarkah ?”.
Buah kelapa : “Benar ! Dan teman-teman kita disana ingin mengajak kalian untuk pindah kepulau tersebut.”
Tupai : “Ha, ha, ha ……….” Hai teman-teman coba kalian dengar omongan para kelapa yang dungu itu, mereka kira hanya mereka yang dapat menyeberangi lautan kepulau lain ? Kita juga bisa.”
Tupai I : “Ya, bagaimana jika kita kepulau baru itu dan kita serang buah-buah kelapa
disana ?”
Pemimpin tupai : “Ehmm….. benar juga usul kamu. Baiklah mari kita berenang kepulau baru itu, ayo….!
Dengan dipimpin sang ketua, akhirnya tupai-tupai berlari menuju pantai untuk selanjutnya berenang menuju pulau baru. Sesampainya ditengah laut tupai-tupai itu mulai menyadari bahwa bahaya telah mengancamnya, tampak rombongan hiu ganas berenang kearah mereka.

Tupai II : “Ketua ……. lihat hiu-hiu itu, mereka berenang kemari dan tampaknya sedang kelaparan.”
Tupai III : “Betul ketua, pasti dia akan memangsa kita.”
Tupai IV : “Ketua ……., bagaimana kalu kita kembali kepulau kita lagi.”
Pemimpin tupai : “Baiklah ayo kita kembali kepulau kita lagi, cepat ?”

Tetapi ternyata berenang ikan hiu lebih cepat daripada tupai, hingga banyak tupai yang menjadi mangsa ikan hiu. Hanya sebagian kecil dari mereka yang dapat meloloskan diri dan kembali kepulau asalnya. Tupaipun mulai sadar bahwa mereka tidak dapat berenang bebas seperti buah kelapa, ternyata buah kelapa juga punya kelebihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: